MOTIF

Posted: January 4, 2010 in Uncategorized
Tags:

Motif merupakan dorongan bertindak untuk memenuhi suatu kebutuhan, dirasakan sebagai kemauan, keinginan yang kemudian terwujud dalam bentuk perilaku nyata.
Motif dapat diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri individu yang mendorong untuk berbuat atau merupakan driving force.
Menurut M. Sherif & C.W. Sherif (1956)
Motif adalah istilah generik yang meliputi semua faktor internal yang mengarah ke berbagai jenis perilaku yang bertujuan, semua pengaruh internal seperti kebutuhan (needes) yang berasal dari fungsi-fungsi organisme, dorongan dan keinginan, aspirasi, dan selera sosial yang bersumber dari fungsi-fungsi tersebut.

Morgan motivasi merupakan dorongan yang mendorong individu untuk menampilkan tingkah laku yang persisten yang diarahkan mencapai tujuan.
Atkinson menyatakan motivasi adalah factor yang menguatkan perilaku dan memberikan arahnya.
Donald menyatakan bahwa motivasi merupakan tenaga didalam diri seseorang yang ditandai oleh afektif dan reaksi untuk mencapai tujuan.
Kimbel mendefinisikan motivasi sebagai proses yang terjadi didalam diri, yang menciptakan tujuan dan memberikan energi bagi perilaku seseorang.

Motivasi berkawan (friendship motivation) (McAdams & Losoff, 1984) yang timbulnya disebabkan oleh :
1. Kebutuhan untuk mengurangi kecemasan atau ketidak pastian
2. Mendapat rangsangan yang positif
3. Mendapat dukungan emosional, dan
4. Mendapat perhatian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s